Berjuang dan Menang atau Gugur sebagai Pahlawan Pesan Moral Untuk 63 Calon Wisudawan STISIP Margarana Tabanan

  • 24 Agustus 2022
  • 17:08 WITA
  • News
Ketua STISIP Margarana Tabanan I Gusti Ngurah Agung Bagus Widana SH,MH saat memberikan selamat kepada calon wisudawan dalam acara yudisium Rabu ( 24 Agustus 2022)

TABANAN,Balitopnews.com – Sebanyak 63 calon wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu  Politik (STISIP) Margarana Tabanan mengikuti Yudisium yang berlangsung di Kampus STISIP Jalan Majapahit Nomor 16 A, Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu ( 24 Agustus 2022)

 

Pesan moral diberikan oleh  Ketua Yayasan Pendidikan Margarana Tabanan Drs I Wayan Madra Suartana MSi kepada seluruh yudisiawan dan yudisiawati. Yakni sesuai dengan moto STISIP Margarana Tabanan Berjuang dan Menang atau Gugur sebagai Pahlawan. “Pesan moral sesuai dengan moto kami di Yayasan Pendidikan Margarana Tabanan Berjuang dan Menang atau Gugur sebagai Pahlawan memiliki arti yang sangat luas dan mendalam,” jelas Madra Suartana.  Ditegaskanya, seluruh mahasiswa STISIP Margarana termasuk yang hari ini diyudisium harus berjuang, jangan loyo, belum apa apa sudah menyerah. “Harus pantang mundur , apapun pantangan harus kita hadapi,” tandas Madra. Begitujuga kepada civitas akademika STISIP Margarana Tabanan  harus juga selaras moto Berjuang dan Menang atau Gugur sebagai Pahlawan. “Seluruh persyaratan yang diwajibakan oleh Pemerintah termasuk persiapan akreditasi, harus dijalankan.  Tanpa kemajuan yang berarti kita akan ditinggalkan. Apapun persyaratan pemerintah mau tidak mau suka tidak suka wajib kita laksanakan,” tegas Madra.

 

Sementara itu Ketua STISIP Margarana Tabanan I Gusti Ngurah Agung Bagus Widana SH,MH menjelaskan saat ini STISIP Margarana Tabanan melaksakan yudisium kepada 63 calon wisudawan yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan akademik dan non akademik. “Dari jumlah tersebut sebanyak 7 mahasiswa berasal dari Nusa Tenggara Timur,” jelasnya. Ia berpesan kepada calon wisudawan dan wisudawati yang diyudisium mampu  mengimplemetasikan  ijazah S1 di dalam dunia kerja maupun di dalam kehidupan bermasyarakat. “Tetap jaga nama baik almamater STISIP Margarana di tempat kerja saudara saudara,” pungkasnya.

 

Marco salah satu mahasiswa asal NTT yang berhasil meraih predikat terbaik ketiga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada STISIP Margarana Tabanan yang telah membimbingnya selama menimba ilmu  sehingga meraih hasil yang terbaik. “Terimakasih STISIP Margarana Tabanan,” jelasnya singkat. ( Md )

 

 

 


TAGS :

Komentar